Apa Itu Google Collab
Google Colab, kependekan dari Google Colaboratory, adalah salah satu produk dari Google Internal Research.Dilansir dari e-book Logika Matematika untuk Analisis Algoritma karya Dr. Putu Harry Gunawan, tools satu ini merupakan compiler dan editor bahasa pemrograman Python secara online.
Selama menggunakan tools ini, kamu tidak perlu menginstal software tambahan lagi.
Untuk bisa menggunakan Google Colab, kamu hanya perlu akun Google untuk login dan menyimpan file Python ke Google Drive milikmu.
Menurut e-book Informatika untuk SMP/MTs Kelas VII karya Gunawan Trieko Wicaksono, dengan menggunakan Google Colab, siapa pun dapat belajar coding tanpa perlu sarana komputasi yang canggih dan mahal.
Kamu cukup memiliki koneksi internet dan browser yang memadai.
Dilansir dari e-book Big Data: Forecasting Menggunakan Python karya Syafrial Fachri Pane dan Esi Visia Rahcmadani, Google Colab juga menyediakan layanan GPU gratis kepada user sebagai backend komputasi. Layanan ini dapat digunakan selama 12 jam.
Cara Menggunakan Google Colab
Cara menggunakan Google Cokab tidaklah sulit. Kamu cukup ikuti beberapa langkah berikut.
- Kamu harus memiliki akun Google untuk bisa menggunakan Google Colab. Apabila belum ada, kamu bisa membuat akun Google terlebih dahulu.
- Kunjungi laman colab.research.google.com. Kamu akan langsung masuk ke halaman utama dari Google Colab.
- Buat notebook baru dengan mengklik tombol New Notebook di bagian bawah kanan. Pilih antara New Python 3 Notebook atau Python 2 tergantung bahasa pemrograman apa yang hendak kamu gunakan.
- Kamu akan dialihkan ke halaman yang mirip dengan Jupyter Notebook. Setiap notebook yang kamu buat akan otomatis tersimpan di Google Drive dari akun Google milikmu, jadi jangan khawatir.
- Untuk menjalankan Python dengan menggunakan GPU atau TPU, kamu cukup klik Edit, kemudian pilih Notebook Settings. Pada bagian Hardware Accelerator, pilih GPU. Terakhir, klik Save.
- Kamu dapat mengunggah data yang akan diolah pada Google Colab dalam format csv. Caranya adalah, cukup klik Upload, pilih file yang akan diunggah, kemudian klik Open.
- Ketika kamu membuat file baru pada Google Colab, file tersebut biasanya tidak langsung terhubung dengan computing di Google. Untuk itu, klik panah ke bawah pada opsi Connect, kemudian pilih Connect to a hosted runtime.
- Kamu dapat mengubah tampilan notebook sesuai keinginan. Pilih opsi Tools, masuk ke Settings, lalu pilih Site.
Menu-menu pada Google Colab:
Pada Google Colab, terdapat beberapa tools yang bisa kamu gunakan.
Menurut e-book Algoritma C4.5 dan K-Nearest Neighbors (KNN) untuk Memetakan Matakuliah dan Keterlambatan Kelulusan Mahasiswa karya Esi Vidia Rachmadani, Syafrial Fachri Pane, dkk, berikut fungsi dari setiap tools yang ada pada Google Colab.
1. File
2. Edit
3. View
4. Insert
5. Runtime
6. Tools
Keuntungan Menggunakan Google Colab
Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dengan menggunakan Google Colab adalah sebagai berikut.
1. GPU Gratis
Salah satu keuntungan menggunakan Google Colab adalah setiap user akan mendapatkan GPU gratis.
Selain itu, file pada Google Colab juga dapat disambungkan dengan Google Drive dan dapat running untuk waktu yang lama.
2. Fleksibel
Penggunaan Google Colab juga sangat fleksibel. Sebetulnya, kamu tidak perlu membuka laptop atau PC untuk bisa menjalankan source code pada notebook.
Kamu bisa menggunakan HP milikmu selama HP itu terhubung dengan akun Google Drive.
3. Kolaborasi
Google Colab memungkinkan kamu untuk berkolaborasi dengan programmer lain dengan membagikan codingan secara online.
Dengan begitu, kamu bisa belajar dari codingan milik orang lain dan mengerti lebih banyak mengenai program Python.
4. Mudah Terintegrasi
Google Colab terhubung dengan tools dari Google lainnya seperti Google Drive dan GitHub. Dengan demikian, kamu tak perlu khawatir file milikmu menghilang.